You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
William Himbau Penumpang Gunakan MRT Untuk Keadaan Mendesak
photo Doc - Beritajakarta.id

Masyarakat Diimbau Gunakan MRT Hanya untuk Keperluan Mendesak

Masyarakat diimbau untuk menggunakan Moda Raya Terpadu (MRT) hanya untuk keperluan mendesak saja. Imbauan ini sebagai upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19).

diperkirakan jumlah penumpang akan semakin menurun seiring dengan semakin banyaknya kantor-kantor yang menerapkan work from home,

"Kami berharap masyarakat dapat menggunakan transportasi publik, terutama MRT Jakarta, hanya jika ada kebutuhan yang mendesak," tegas William Sabandar, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Kamis (19/3).

MRT Fest dan MRT Run Ditunda

Dikatakan William, sebelum marak kasus COVID-19, rata-rata jumlah penumpang MRT saat hari biasa mencapai 100 ribu penumpang. Namun, pada Selasa (17/3), jumlah penumpang tercatat hanya 31 ribu penumpang. Dengan demikian telah terjadi penurunan penumpang sebesar 69 persen dari jumlah rata-rata penumpang harian.

Karena itu, William menilai imbauan pemerintah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah cukup efektif. Hal ini terlihat dari penurunan drastis jumlah penumpang harian MRT Jakarta.

"Dalam beberapa hari ke depan, diperkirakan jumlah penumpang akan semakin menurun seiring dengan semakin banyaknya kantor-kantor yang menerapkan work from home," katanya.

Sekadar diketahui, saat ini PT MRT Jakarta telah menerapkan protokol transportasi publik dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19, seperti pemeriksaan suhu tubuh calon penumpang, serta mengimbau pemakaian hand sanitizer bagi setiap calon penumpang. 

Pihaknya, sambung William, juga mengimbau agar setiap calon penumpang dapat menjaga kesehatan dan kebersihan diri sebagai bagian dari upaya bersama mencegah penyebaran COVID-19.

Saat ini PT MRT Jakarta juga telah menerapkan pembatasan sosial (social distancing) mulai dari antre masuk stasiun, saat tap in atau tap out, dan saat antre di peron kepada penumpang dengan jarak minimal satu meter. Jarak ini termasuk ketika berada di Kereta Ratangga.

Kemudian menerapkan pembatasan 60 orang per kereta atau 360 orang per rangkaian. Calon penumpang diharapkan dapat mengikuti arahan dari petugas MRT Jakarta di stasiun.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1338 personFakhrizal Fakhri
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1073 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye982 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

    access_time10-09-2026 remove_red_eye905 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye797 personBudhi Firmansyah Surapati